Sungai Bonot Mulai Tanam, BRMP Kalteng Siapkan Benih Unggul untuk Kotim
KOTAWARINGIN TIMUR — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Tengah melaksanakan tanam perdana produksi benih padi sumber di lahan Kelompok Tani Penangkar Sungai Bonot, Desa Kota Besi Hilir, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (25/05/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah awal pengembangan penangkaran benih padi melalui kemitraan antara BRMP Kalteng dan petani penangkar guna memperkuat ketersediaan benih unggul sekaligus mendukung peningkatan produktivitas pertanian di daerah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kotawaringin Timur, Wakil Manager Utama UPBS BRMP Kalteng beserta tim pelaksana, Pengawas Benih Tanaman BPSBTPH Provinsi Kalimantan Tengah, Koordinator BPP Kota Besi, Ketua Kelompok Tani Sungai Bonot, Babinsa, pemerintah desa, serta para petani penangkar.
Seluruh pihak yang hadir turut turun langsung ke lahan melakukan penanaman bibit padi secara simbolis. Produksi benih yang dikembangkan meliputi kelas Benih Dasar (BD) dan Benih Pokok (BP) dengan varietas unggulan Inpari 32, Inpari 42, Inpago 8, dan Situbagendit.
Program produksi benih sumber ini diharapkan mampu menghasilkan benih padi berkualitas sekaligus memperkuat kemandirian petani dalam penyediaan benih unggul. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan sistem perbenihan yang berkelanjutan di Kabupaten Kotawaringin Timur.
Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kotawaringin Timur, Permata Fitri, menyampaikan harapannya agar kelompok tani penangkar di Kotim terus berkembang dan mampu berperan aktif dalam penyediaan benih pemerintah di daerah.
“Harapannya setiap ada penyediaan benih dari pemerintah, kelompok tani penangkar di Kotim dapat ikut berperan aktif. Kami juga berharap BRMP Kalteng dapat mendukung serta membantu membuka kerja sama dengan calon pembeli atau offtaker,” ujarnya.
Melalui tanam perdana ini, Kelompok Tani Sungai Bonot diharapkan mampu menghasilkan panen optimal serta benih unggul yang dapat mendukung kebutuhan petani dan pengembangan pertanian di Kalimantan Tengah.